Cara Mengaktifkannya Kembali Kartu BPJS Yang Nonaktif

Cara Mengaktifkannya Kembali Kartu BPJS Yang Nonaktif – Di media sosial Twitter, sebuah topik yang viral mengungkapkan keluhan tentang besarnya dana yang harus dikeluarkan untuk mengaktifkan kembali kartu BPJS Kesehatan. Seorang pengguna Twitter mengatakan bahwa istrinya baru saja melahirkan melalui operasi caesar. Namun, kartu BPJS miliknya tidak aktif karena tidak membayar iuran dengan alasan dipecat. Untuk bisa aktif kembali, ia harus mengeluarkan banyak uang untuk mengurus dan melahirkan istrinya. Pengguna juga membagikan beberapa foto, salah satunya adalah foto yang menunjukkan peserta harus membayar hutang sebesar Rp2,07 juta untuk setiap anggota keluarga.

Jumlah total yang harus dia bayarkan berjumlah puluhan juta rupee. Apa yang harus saya lakukan jika saya menemukan atau menghadapi situasi serupa? Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf, Kepala Humas BPJS menjelaskan, Pada saat peserta membayar iuran kepesertaan reguler sesuai dengan iuran asuransi jenjang kepesertaan, maka kartu BPJS sehat akan aktif dan dapat digunakan. Saat Iqbal menghubungi Kompas.com, Minggu (3/1/2021), Iqbal mengatakan: “Kalau bayar iuran bulanan, kartu selalu berlaku. Iuran keanggotaan harus dibayarkan sebelum tanggal 10 setiap bulannya.” Iqbal mengingatkan Dikatakan bahwa jika peserta telat membayar iuran, meski hanya satu bulan, kartu otomatis akan nonaktif dan tidak bisa digunakan.

Iqbal mengatakan, peserta dapat mengaktifkan kembali Kartu BPJS Kesehatan dengan membayar tunggakan dan iuran dalam jumlah besar selama sebulan agar dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti BPJS Kesehatan. Iqbal mengatakan: “Jika tunggakan sudah lunas, maka kartu akan langsung aktif. Gunakan tunggakan bulan tersebut untuk membayar tunggakan.” “Jika Anda harus dirawat di rumah sakit dalam waktu 45 hari (karena mengaktifkan kembali keanggotaan Anda), maka Akan ada denda (pelayanan). Untuk FKTP dan rawat jalan tidak ada denda pelayanan. Ya denda pelayanan, bukan iuran kepesertaan, ”lanjut Iqbal. Mengutip Kantan, denda 8 Desember 2020 sebesar 2,5% dari biaya diagnosis awal pelayanan rumah sakit dikalikan jumlah bulan yang menunggak. Untuk user sharing Twitter tersebut, menurut Iqbal, orang tersebut memiliki 3 anggota keluarga, sehingga total iuran keanggotaan mencapai 6.210.000 rupiah.
sumber : https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/03/125600665/kartu-bpjs-kesehatan-nonaktif-ini-cara-mengaktifkannya-kembali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*