Juventus Merobohkan Pertahanan MIlan

Juventus Merobohkan Pertahanan MIlan – Dalam laga kunci Serie A Liga Italia giornata 16, tuan rumah AC Milan (kini menduduki peringkat pertama melawan Juventus) mengakhiri kekecewaan mereka terhadap Rossoneri, yang harus kehilangan kekalahan pertama mereka pada musim 2020-2021. Tim Stefano Piolo harus mengakui keunggulan wanita tua yang digawangi Andrea Pirlo usai San Siro kalah 1-3. Pirlo) pembinaan. Dalam laga sengit AC Milan vs Juventus yang digelar di San Siro WIB Kamis pagi itu, yang menjadi bintang bukanlah Cristiano Ronaldo. Ia tidak bisa bergerak, bahkan tidak mencetak gol pun. Untungnya Federico Chiesa masih berhasil mencetak dua gol Il Rossoneri. Hasil kolaborasi dengan Paulo Dybala. Kekalahan pertama Rossoneri setelah 15 pertandingan belum juga hilang, dan masih menempatkan Alessio Romagnoli dan kawan-kawan di puncak klasemen Serie A dengan 37 poin. Pasalnya, di pesaing terdekat Rossornri, giornata 16, Inter Milan juga kalah dari Sampdoria 1-2. Sedangkan untuk Juventus sendiri, kini menempati urutan keempat klasemen liga Italia dengan 30 poin. Tapi masih ada setoran.

 

Laga krusial di pentas serie A Liga Italia giornata 16, antara tuan rumah AC Milan yang kini memuncaki klasemen sementara kontra Juventus berakhir mengecewakan bagi Rossoneri yang harus menelan kekalahan perdana di musim kompetisi 2020-2021.

Skuad yang diasuh Stefano Piolo ini harus mengakui keunggulan Si Nyonya Tua, yang ditukangi oleh Andrea Pirlo usai kalah 1-3 di San Siro.

Bintang lapangan pada laga sengit AC Milan vs Juventus yang digelar pada Kamis dini hari WIB di San Siro itu bukan sang bintang Cristiano Ronaldo yang dibuat tidak berkutik hingga tak berhasil mencetak sebiji gol pun, beruntung masih ada Federico Chiesa yang sukses membobol gawang il Rossoneri dua kali hasil kolaborasi dengan Paulo Dybala.

Kekalahan perdana Rossoneri setelah 15 laga yang dilalui tanpa disentuh kekalahan ini masih tetap menempatkan Alessio Romagnoli dan kawan-kawan memimpin di klasemen serie A dengan perolehan 37 poin. Hal ini karena di giornata 16 ini pesaing terdekat Rossoneri, Inter Milan juga menelan kekalahan 1-2 dari Sampdoria.

 

Adapun Juventus sendiri kini bercokol di posisi ke-4 klasemen Liga Italia dengan raihan 30 poin. Namun masih memiliki deposit satu laga.

Jalannya Pertandingan Babak I
Di awal babak pertama, Cristiano Ronaldo (Cristiano Ronaldo cs) mengambil inisiatif menyerang segera setelah mengambil kendali permainan. Di menit kedua. Juventus mengancam gawang AC Milan yang dikawal Gianluigi Donnarumma.Sayangnya, tembakan Paulo Dybala masih membentur pertahanan Milan, dan gawang Gianluigi Donnarumma. Gianluigi Donnarumma sukses mempertahankan gawang. Pada menit ke-7, giliran Milan yang mengancam gawang Juventus. Kesalahan Rodrigo Bentancur nyaris membawa bencana bagi Juventus, untungnya tembakan Samuel Castillejo masih bisa diblok oleh kiper Wojciech Szczesny. Pada menit ke-15, Federico Chiesa (Federico Chiesa) menjadi protagonis permainan. Memanfaatkan kemelut di area penalti Milan, ia hampir membawa timnya memimpin. Chiesa (bola yang terakhir ) Langsung menendang bola keras ke kaki kanan. Untung bagi Milan, tendangan Chiesa membentur tiang gawang Donna Luma. Pada menit ke-18, kerjasama cerdik dari Federico Chiesa dan Paulo Dybala membuahkan Juventus akhirnya sukses membuka keunggulan. Serangan dari kiri Chiesa berhasil merangsek ke area penalti Milan, dan ia mulai mengoper Dybala. Dybala yang menerima umpan tersebut mengambil kendali sejenak, lalu mengembalikan bola ke Chiesa dengan tumitnya, Chiesa membentur kotak penalti dan membentur gawang Donnarumma dengan kaki kanan tanpa ampun.

Juventus mencetak gol 1-0. Setelah mencetak gol untuk meningkatkan laju permainan, barisan Stefano Pioli memanas. Mereka melancarkan serangan berbahaya, mengancam gawang tim tamu. Pada menit ke-27, Rafael Leao yang mengoper bola dari Jens Hauge nyaris menyamakan skor. Leao melakukan tendangan kaki kiri, namun si brilian Szczesny masih berhasil menghalau bola. AC Milan bereksperimen dengan Hakan Calhanoglu (Hakan Calhanoglu), yang menembak berkali-kali di dalam dan di luar kotak penalti, tetapi Szczesny (Szczesny) selalu menggagalkannya, yang saat itu membela Juventus. Performa luar biasa dalam mencetak gol. Menit 41, Milan akhirnya membobol gawang Szczesny.Gol yang sudah ditunggu-tunggu lahir dari kaki bek Davide Calibria yang turut bangkit membantu serangan. Calibria yang mendapat umpan dari Rafael Leao langsung mengawali pertandingan dan mengikat skor menjadi 1-1. Babak pertama diakhiri dengan hasil imbang 1-1.

Jalannya Pertandingan Babak II
Memasuki babak kedua, giliran Rossoneri yang mengambil inisiatif. Di sepuluh menit pertama babak kedua, AC Milan mendominasi. Tiga menit di babak kedua, Milan langsung mengancam di menit ke-48. Memperkuat pertahanan, Diogo Dalot membantu penyerang menembak dari luar kotak penalti di mana Szczesny berusaha menghalau bola. Pada menit ke-55, giliran Juventus yang mengancam gawang Milan. Aaron Ramsey menyia-nyiakan kesempatan sekali seumur hidup. Usai menerima umpan silang dari Matisse de Liguet, bola masih menyempit di samping gawang Milan. Pada menit ke-62, Juventus akhirnya menggandakan keunggulan sekali lagi melalui kerja sama cerdik Chiesa dan Dybala. Dybala mengarahkan bola secara diagonal ke depan kotak penalti Milan, Chiesa bertemu Chiesa, Chiesa terkontrol dengan baik, dan kemudian melepaskan tembakan kaki kiri Donnarumma yang tidak bisa diprediksi. 2-1 Juventus memimpin. Setelah mencetak gol kedua, Andrea Pirlo melumpuhkan Chiesa dan dikalahkan oleh Dejan Kulusevski dan Dybala. Diganti, yang terakhir digantikan oleh Weston McKennie.

Pergantian Pirlo tidak sia-sia, dan kerjasama antara Kuruszewski dan McKenney membuahkan gol ketiga Juventus pada menit ke-76. Kulusevski memasuki adu penalti Milan dan melihat McKennie yang independen segera menarik perahu sebelum Rossoneri mencetak gol. Weston McKennie berdiri tanpa pengawalan dan mengoper bola dengan mudah ke gawang. Skorpun berubah menjadi 3-1 karena keuntungan wanita tua itu. Mundur AC Milan terus bekerja keras mengejar ketertinggalan. Mereka mengurung Cristiano Ronaldo dan teman-temannya. Namun Rosoneri frustasi dan tidak bisa menembus pertahanan kokoh Juventus. Pada menit ke-83, Kalhanoglu kembali gagal menjebol gawang Juventus. Szczesny menangkap usahanya di luar kotak penalti. Skor 3-1 tidak akan berubah hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Susunan Pemain:
AC Milan (4-2-3-1): 99-Gianluigi Donnarumma; 5-Diogo Dalot, 24-Simon Kjaer, 13-Romagnoli, 19-Theo Hernandez; 2-Davide Calibria, 79-Franck Kessie; 7-Samu Castilejo, 10-Hakan Calhanoglu, 15-Jans Petter Hauge (21-Brahim Diaz 67′); 17-Rafael Leao.
Pelatih: Stefano Pioli

Juventus (4-4-2): 1-Wojciech Szczesny; 13-Danilo, 19-Leonardo Bonucci, 4-Matthijs De Ligt, 28-Frabotta; 8-Aaron Ramsey, 30-Bentancur, 25-Adrien Rabiot, 22-Federico Chiesa (44-Dejan Kulusevski 63′); 10-Paulo Dybala (14-Weston McKennie 64′), 7-Cristiano Ronaldo.
Pelatih: Andrea Pirlo
Sumber : https://www.kompasiana.com/chsabara/5ff66a7fd541df704659f702/juventus-runtuhkan-tembok-milan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*